AIDS Dan Kondom

AIDS Dan Kondom РTidak dapat disangkal lagi bahwa promosi perilaku seks yang lebih aman sudah dijadikan satu prioritas program di berbagai Negara untuk mengekang lajupenyebaran penyakit HIV/AIDS di masayrakat. Salah satu aspek penting promosi kondom adalah penggunaannya pada setiap melakukan hubungan seks, terutama oleh mereka yang suka berganti-ganti pasangan seks. Promosi penggunaan kondom untuk mencegah penyakit menula akibat hubungan kelamin yang tidak aman telah mengubah fungsi kondom dari alat untuk mencegah kehamilan menjadi alat untuk mencegah penularan penyakit. Peran ganda kondom ini telah mampu meningkatkan jumlah penjualan kondom secara dramatisdi berbagai bagian dunia, termasuk di Indonesia. Tiga Negara yang tinggi penggunaan kondomnya untuk KB adalah Jepang, Hongkong, dan Taiwan.  Ini sangat pneting karena selalu ada hubungan antara penyakit aids dan kondom.

Aids dan Kondom

Aids dan Kondom

Fungsi Kondom

Sebagai alat kontrasepsi, kondom sudah terbukti cukup aman dalam kaitannya antara aids dan kondom. Ini karena harga kondom yang relative murah, cukup efektif bila digunakan dengan benar, dan tidak memerlukan bimbingan petugas medis pada saat penggunaanya. Sayangnya di masayarakat masih berkembang persepsi yang salah terutama dikalangan kaum pria pemakainya, sehingga penggunaannya unyuk mencegah kehamilan kurang diminati. Upaya promosi secara intensif juga tidak dilakukan agar kondom dapat diterima sebagai salah satu alternative pencegahan penularan virus ADIS lewat hubungan seks. Upaya untuk lebih meningkatkan promosi penggunaan kondom di Indonesia menimbulkan dua pertanyaan penting terhadap kebijakan program KB selama ini. Sejauh manakah peran serta pria untuk mesukseskan program KB di Indonesia? Apakah BKKBN akan mengubah kebijakannya dalam promosi kondom, tidak saja untuk alat kontrasepsi tetapi juga untuk mencegah penularan penyakit kelamin? Pertanyan ini menjadi penting untuk ditanggapi oleh pihak BKKBN selain karena masih kuatnya hambatan akibat stigma dan persepsi salah dari kaum pria terutam penggunaan kondom sebagai alat kontrasepsi, juga karena kebijakan BKKBN sendiri yang tidak mau tahu dengan promosi kondom sebagai alat untuk mencegah penyakit menular seksual. Masalah in mungkin akan berkembang menjadi controversial di tingkat lapangan.

Pemakaian kondom melindungi kedua pasangan terhadap penularan banyak penyakit yang ditularkan melalui hubungan seks. Ada hubungan yang erat antara aids dan kondom. Kondom juga bisa mengurangi penularan virus AIDS yang disebabkan oleh air mani yang tercemar, walaupun belum dibuktikan. Tentunya, kondom tersebut tidak boleh bocor atau terlepas selama bersebadan. Setiap orang yang mempunyai banyak pasangan seksual, pria atau wanita, harus menggunakan kondom untuk mengurangi resiko penularan semua infeksi termasuk virus penyakit AIDS. Tidak ada informasi saat ini mengenai apakah diafragma memberi perlindungan terhadap penularan infeksi.

Jenis Kondom

Beberapa jenis kondom pria adalah :

  1. Kondom lateks
    Pada sebagian besar kebanyakan terbuat dari bahan lateks yang halus dan juga bentuknya sepetri silinder bulat, biasanya ukurannya adalah panjang 15-20 cm, tebal 0,03-0,08 mm, selain itu bagian garis tengahnya mencapai 3,0-3,5 cm, dengan satu ujungnya yang buntu  dan jga polos atau juga memiliki pentil. Selain itu pada bagian pangkal juga terbuka dan bertepi bulat. Namun untuk sekarang ini sudah banyak tersedia dengan ukuran yang lebih besar dan juga ukuran yang lebih kecil dari standar kondom.
  2. Kondom yang berpelumas
    Sebagai salah satu upaya dalam meningkatkan akseptabilitas, maka saat ini sudah diciptakan kondom yang mengandung pelumas, mengandung kandungan spermitisida, warna, dan mempunyai rasa serta mempunyai aroma.
  3. Kondom anti alergi
    Kondom yang terbuat sebagai anti alergi biasanya terbuat dari bahan seperti karet lateks yang lebih rendah dengan residu dan juga tidak dipralubrikasi.
  4. Kondom yang lebih tebal dan juga melebihi dari standar
    Biasanya jenis kondom inid ipasarkan dan paling utama adalah untuk hubungan seksual intim per anus pada mereka yang homoseksual untuk membantu memberikan tambahan dari penularan penyakit HIV AIDS.

Kelebihan dari pemakaian kondom dalam melakukan hubungan seksual adalah :

  1. Harganya yang ekonomis dan juga bisa dibeli dengan cara yang umum
  2. Tidak adanya suatu persyaratan dalam melakukan konsultasi dengan dokter
  3. Tidak membutuhkan pengawasan yang khusus dari dokter
  4. Cara pakai yang sangat mudah
  5. Tingkatan perlindungan yang lumayan tinggi dari terjadinya penyakit infeksi menular seksual seperti penyakit gonore, penyakit sifilis, penyakit herpes dan lainnya.
  6. Efektif jika digunakan dengan cara yang benar dan juga dengan lebih konsisten
  7. Tidak mengganggu produksi
  8. Tidak membutuhkan pengawasan.

Namun ada kekurangan yang didapat jika menggunakan kondom :

  1. Efektifitas yang tidak terlalu tinggi
  2. Cara penggunaan kondom bisa sangat mempengaruhi tingkat keberhasilan dari kontrasepsi
  3. Agak membuat hubungan seksual menjadi kurang nyaman karena bisa mengurangi sentuhan yang terjadi secara langsung
  4. Biasanya pada beberapa pria bisa menyebabkan kesulitan untuk bisa mendapatkan ereksi yang lebih kuat
  5. Harus selalu sedia setiap kali akan melakukan hubungan seksual.
  6. Pada beberapa pria biasanya malu untuk membeli kondom pada tempat yang umum
  7. Selain iti pembuangan kondom yang bekas bisa memungkinkan menambah masalah lingkungan sekitar.

Itulah informasi mengenai kondom pria, semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda semua.

AIDS Dan Kondom

Cara Pemesanan Paket Kondom Sutra Fiesta EarthQuake

Harga 1 Box Kondom Sutra Fiesta EarthQuake (3kondom + Vibrator Ring Fiesta) = Rp.115.000,-

Cara Pemesanan: SMS ke 0818-0791-4826, tuliskan: Pesan Paket Kondom Sutra Fiesta EarthQuake, Jumlah Box, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap (untuk menentukan ongkos kirim)

This entry was posted in Kondom Sutra and tagged , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *